Pemkot Bekasi Mulai Bangun Ekonomi, Izinkan Buka Tempat Usaha Cegah PHK Lanjutan

banner 160x600
banner 468x60

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mulai fokus membangun perekonomian di wilayah setempat, setelah penyebaran virus corona dianggap terkendali. Sejumlah usaha sudah diizinkan tentunya dengan kebiasaan baru alias new normal.

"Mereka bisa aja buka, sudah ada TNI dan Polri di tempat-tempat itu, kalau tidak sesuai (menjalankan protokol kesehatan) ya diarahkan oleh mereka," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin (1/6).

Tentunya, kata dia, pemberian izin usaha jasa dan perdagangan buka tidak serempak semuanya. Menurut dia, izin diberikan secara bertahap, karena sekarang pemerintah tengah menyesuaikan antara pandemi virus corona dengan perekonomian masyarakat.

"Orientasinya harus ke ekonomi, orang sakit ekonomi bagus bisa dibiayai, kalau sakit ekonominya jelek enggak bisa dibiayai," kata dia.

Ia mengatakan, ketika ekonomi tumbuh pemerintah dapat menekan angka pengangguran atau pekerja yang dirumahkan maupun diputus hubungan kerja. Mulai sekarang, pemerintah berharap tak ada lagi PHK. Data resmi Dinas Ketenagakerjaan setempat jumlah orang kena PHK sebanyak 657.

"Jadi ini untuk mengamankan supaya tidak terjadi PHK, atau (karyawan) dirumahkan dari sebuah kegiatan," katanya.

Dalam menghadapi new normal, kata dia, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur kesehatan. Antara lain menyediakan alat tes PCR hingga 4.000 pieces, serta fasilitas kesehatan untuk merawat pasien.

"Ini kuncinya, mau berapa pun juga, seumpamanya terjadi kasus baru kita sudah siap," ucap Wali Kota. [bal]

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Pemkot Bekasi Mulai Bangun Ekonomi, Izinkan Buka Tempat Usaha Cegah PHK Lanjutan"