Potensi Budaya Indonesia dan Upaya Pemanfaatannya

banner 160x600
banner 468x60

KOMPAS.com - Potensi sumber daya budaya Indonesia dan upaya pemanfaatannya adalah salah satu potensi dan upaya Indonesia menjadi negara maju. Mengutip Kemdikbud RI, potensi Indonesia menjadi negara maju meliputi potensi lokasi, potensi sumber daya alam, potensi sumber daya manusia, dan potensi sumber daya budaya beserta upaya pemanfaatan keempat potensi tersebut. Berikut ini penjelasan potensi sumber daya budaya Indonesia dan upaya pemanfaatannya: Potensi budaya Indonesia dan pemanfaatannya Indonesia memiliki kekayaan dan keragaman budaya. Kekayaan dan keragaman budaya itu terbentuk melalui proses panjang melalui interaksi antarsuku di Indonesia maupun hasil persinggungan dengan budaya bangsa lain. Keragaman budaya Indonesia sangat potensial untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Tetapi sampai saat ini, keragaman budaya di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal untuk menyejahterakan masyarakat. Padahal jumlah suku bangsa di Indonesia mencapai 1.128 berdasarkan sensus penduduk 2010. Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya berbeda-beda dalam bentuk atau wujud tarian, lagu, upacara adat, rumah adat, alat musik, senjata tradisional, dan lainnya.

Bahasa Bahasa yang digunakan di Indonesia adalah bahasa nasional yang diambil dari bahasa Melayu dan bahasa daerah yang mencapai 746 bahasa. Bahasa daerah adalah suatu bahasa yang dituturkan di suatu wilayah tertentu. Percakapan antarsesama suku biasanya menggunakan bahasa daerah. Contoh bahasa daerah adalah bahasa Sunda, Jawa, Aceh, Gayo, Alas, Minangkabau, Betawi , dan Dayak. Rumah adat Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah adat masing-masing yang berbeda antardaerah. Perbedaan rumah adat terlihat dari bentuk, bahan, bentuk atap, dinding, lantai dan lain-lain. Perbedaan ini mencerminkan adaptasi manusia terhadap lingkungannya. Misal, rumah panggung yang cukup tinggi dibangun dengan pertimbangan menghindari binatang buas masuk ke rumah atau menghindari bahaya banjir. Contoh rumah adat adalah Krong Bade (Aceh), Joglo (Jawa Tengah), Rumah Panjang (Kalimantan Barat), Tongkonan (Sulawesi Selatan, Baileo (Maluku) dan Honai (Papua). Baca juga: Potensi Sumber Daya Alam Indonesia Tarian dan pertunjukan rakyat Berbagai jenis tarian di Indonesia menjadi daya tarik pariwisata. Tarian memiliki makna, pesan atau simbol tertentu. Tarian ada yang melambangkan pemujaan atau rasa syukur pada Tuhan, penyambutan tamu, kegembiraan muda-mudi, dan keperkasaan. Contoh tarian yang bersifat pemujaan adalah Tari Pendet (Bali), tari penyambutan tamu adalah Tari Saman (Nanggroe Aceh Darussalam), tari perang atau keperkasaan adalah Tari Perang (Kalimantan) dan Reog (Ponorogo). Selain tari, Indonesia juga kaya akan seni pertunjukan rakyat. Contoh, wayang golek (Jawa Barat), wayang kulit dan ketoprak (Jawa Tengah), ludruk (Jawa Timur), Makyong (Riau), debus (Banten), dan Randai (Sumatera). Pakaian adat dan senjata tradisional Pakaian adat dan senjata tradisional di Indonesia berbeda antarsuku atau daerah. Sehingga dengan mudah dapat dikenali asal pengguna pakaian adat. Pakaian adat biasanya digunakan saat upacara adat, contoh perkawinan, kematian, kelahiran, dan kegiatan ritual. Contoh pakaian adat, Baju Bodo (Sulawesi Selatan), Ulos (Batak), Baju Inong (Aceh), Baju Kurung (Minangkabau), Kebaya (Jawa Tengah), dan lain-lain. Pakaian adat tradisional biasanya dilengkapi dengan senjata tradisional sebagai hiasan. Contoh senjata tradisional, Rencong (Aceh), Mandau (Kalimantan), Golok (Jakarta), Keris (Jawa), Badik (Sulawesi), Kujang (Jawa Barat), dan Parang Salawuku (Maluku).

Upaya pemanfaatan potensi budaya Kekayaan budaya Indonesia menjadi daya tarik bagi sektor pariwisata sehingga mendatangkan wisatawan. Seperti sumber daya alam dan sumber daya manusia, sumber daya budaya juga menjadi modal dasar pembangunan Indonesia menjadi negara maju. Yang termasuk sumber daya budaya meliputi peninggalan sejarah dan prosesi adat. Peninggalan sejarah berupa bangungan bersejarah (masjid, makam, istana, monumen, situs, bekas kerajaan), arkeologi, museum, galeri dan artefak, bangunan kuno dan obyek keramat. Prosesi adat berupa adat perkawinan, adat menerima tamu, adat turun ke sawah, dan lain-lain. Berbagai sumber daya budaya tersebut akan menjadi paket kunjungan wisata yang menarik. Bila dikemas baik, sumber daya budaya akan menghasilkan keuntungan ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Potensi Budaya Indonesia dan Upaya Pemanfaatannya", https://www.kompas.com/skola/read/2020/05/29/150000369/potensi-budaya-indonesia-dan-upaya-pemanfaatannya?page=all.
Penulis : Arum Sutrisni Putri
Editor : Arum Sutrisni Putri

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Potensi Budaya Indonesia dan Upaya Pemanfaatannya"