Gubernur-BPKP luncurkan Aplikasi Mata Bansos

No comment 321 views
banner 160x600
banner 468x60


Aplikasi mata bansos merupakan kali pertama dan satu-satunya di Indonesia.
"Aplikasi ini dibangun guna memantau penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak covid-19 di seluruh kabupaten/kota, khususnya yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi Riau", sebut kepala badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) pusat,M. Yusuf aAteh saat menyaksikan peluncuran secara virtual aplikasi Mata Bansos berbasis web oleh gubernur Riau, Syamsuar didampingi kepala BPKP perwakilan Riau, Farid firman di posko gugus tugas covid-19, gedung daerah gubernuran Riau.
Menurutnya, pemerintah sudah banyak mengalokasikan bantuan sosial dana, baik dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) provinsi, kabupaten kota dan desa, termasuk sumbangan masyarakat
Dia menghimbau seluruh pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk selalu memperbaharui data penerima bansos agar tepat sasaran. BPKP pusat dan perwakilan provinsi akan selalu mendampingi menyelesaikan masalah pendataan penerima bantuan.
Kepala perwakilan BPKP Riau, Farid firman menambahkan, aplikasi ini dibangun melalui kolaborasi dan sinergi sebagai implementasi konsep Continuous auditing dan Continuous monitoring atau lebih dikenal dengan CACM. "Dengan konsep ini, pengawasan penyaluran bantuan sosial dilakukan secara berkelanjutan,"jelasnya.
Dikatakannya, apabila aplikasi mata bansos ini untuk monitor anggaran dan realisasi bantuan sosial dari keuangan provinsi masing-masing kabupaten/kota secara tepat waktu, kemudian memverifikasi seluruh data penerima manfaat dan memperbaharui data.
"Selanjutnya, aplikasi ini akan menjadi sarana atau alat kendali dan pengambilan keputusan oleh para pimpinan. tak etibggalab tentu sebagai sarana informasi bagi masyarakat", sebutnya.
Dia berharap, aplikasi ini bisa terintegrasi dengan data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial Pangan (BSP), bantuan langsung tunai (BLT), maupun bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) sehingga memudahkan pimpinan mengambil keputusan.
Terpisah gubernur Riau Syamsuar menyebutkan, aplikasi mata bansos ini bisa diawasi masyarakat dan penerima. "Aplikasi itu untuk memonitor penyaluran bantuan sosial. Diharapkan kejaksaan Tinggi (Kejati),komisi pemberantasan Korupsi (KPK), polisi, walikota dan bupati juga mengawasi palikasi tersebut".tutupnya.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Gubernur-BPKP luncurkan Aplikasi Mata Bansos"